• Font size:
  • Decrease
  • Reset
  • Increase

KEPALA SEKOLAH PUN IKUT BERMAIN DRAMA UNTUK MENGHIBUR SISWA SISWINYA

drama hut pgri 1Pada skrip awal drama-komedi-musikal yang akan digelar pada Peringatan Hari Guru (Teacher's Day) ke 69 di SMA Budhi Warman II Jakarta, tahun 2014, nama beliau sama sekali tidak tercantum sebagai pemain. Tetapi pada saat beliau menyaksikan para guru mengadakan latihan perdana bersama, beliau pun dengan spontan menyatakan keinginannya untuk menjadi salah satu pemain.

"Saya ikut dong," kata beliau waktu itu. "Saya juga ingin ikut menghibur mereka (siswa-siswi)." Maka sang sutradara drama para guru ini pun putar otak untuk memasukkan nama beliau di line-up pemain drama-komedi-musikal yang berjudul "Romantika Belajar Anak SMA."

Kenapa beliau yang satu ini sampai kami muat khusus di artikel website ini? Why bother? Jawabannya ada dua. Pertama, beliau adalah Bapak Drs. Pujiyanto, kepala sekolah SMA Budhi Warman II Jakarta. Yang kedua, sebagai kepala sekolah, beliau rela menyempatkan diri dan memposisikan diri sebagai pemain drama komedi yang isi ceritanya lucu-lucuan dan konyol-konyolan.

drama hut pgri 2"Saya jangan dipasang sebagai protagonist (tokoh yang baik) ya," pinta beliau kepada sang sutradara. "Tapi saya ingin jadi antagonist (tokoh yang jahat; dalam hal ini murid yang bandel)."

Maka, dalam salah satu sub-plot (bagian cerita) yang khusus ditulis untuk Bapak Kepala Sekolah ini dikisahkan bahwa beliau memerankan seorang murid yang bernama Ma’il yang bandelnya luar biasa, super bandel. Pekerjaan rutinnya di kelas kalau tidak mengisengi teman-temannya, dia pasti sedang bengong melamun dari pagi sampai sore pulang sekolah cuma memikirkan pacarnya.

Pada satu adegan, sang guru (Mister Faried) mengabsen murid-muridnya. Pada saat nama Ma’il dipanggil, tidak ada sahutan. Dipanggil sekali kali lagi, sama saja tetap tidak ada sahutan. Padahal si murid bandel ini ada di dalam kelas, duduk di kursi paling belakang pojok kanan menyandar ke tembok. Dia sedang melamun, matanya kosong menerawang udara hampa.

Ketika Mister Faried mau memanggil namanya sekali lagi, ada salah satu murid yang berbisik kepadanya,"Pak, manggilnya jangan Ma’il, tapi Titin. Pacarnya."

Karena kesal, tanpa bertanya Mister Faried pun langsung mempraktekkan jurus dari salah satu muridnya itu. "Baiklah. Bapak ulangi lagi. Nomer absen 13, Titin, hadir atau absen."

drama hut pgri 4Walaupun teman-teman sekelasnya bingung dengan nama asing yang tidak ada dalam buku daftar hadir kelas mereka, tapi murid yang bernama Ma’il sontak bangkit dari tempat tidur, eh maaf, tempat duduknya. Dengan mata berbinar dan senyum lebar, si Ma’il murid bandel ini menyahut, "Hadir, Pak. Saya Titin hadir, Pak."

Begitu juga pada adegan saat Mister Faried memeriksa buku PR milik Ma’il. Bukannya jawaban-jawaban bahasa Inggris yang ada di buku PR Ma’il, tapi isinya adalah gambar-gambar dan kata-kata cinta untuk sang kekasih, Titin.

"Oalah, Ma’il, Ma’il," ratap Mister Faried dengan suara pasrah. "Kalau kamu tidak pernah belajar begini besok kamu mau jadi apaaa?"

Tapi dengan suara yakin dan mantap Ma’il menjawab, "Saya mau jadi kepala sekolah, Pak?"

Seketika mata Mister Faried terbelalak, dan langsung terduduk lemas di kursinya. drama hut pgri 5

Itulah sepenggal bagian dari adegan yang diperankan oleh Kepala Sekolah SMA Budhi Warman II Jakarta, Bapak Drs. Pujiyanto. Selain menjadi kepala sekolah yang hebat, beliau ternyata punya potensi luar biasa sebagai pemain drama.

"Pengen jadi artis juga ya, Pak?" begitu sambut siswa-siswinya sambil menyalami tangan beliau saat pementasan drama-komedi-musikal itu usai.

Ma’il, eh Bapak Drs. Pujiyanto pun tersenyum puas karena telah berhasil menghibur siswa-siswinya yang tertawa terpingkal-pingkal melihat aktingnya di perhelatan peringatan Hari Guru SMA Budhi Warman II Jakarta.

Link Terkait



SmartNews.Com

Link Kampus

1.gif2.gif3.gif4.gif5.gif6.gif
Switch mode views: