• Font size:
  • Decrease
  • Reset
  • Increase

BELAJAR BLUSUKAN, BELAJAR DARI ALAM

study trip 2Para siswa dan siswi kelas 11 SMA Budhi Warman 2 Jakarta memanfaatkan awal liburan semester ganjilnya pada tahun pelajaran 2015-2016 ini untuk "blusukan" ke daerah Purwakarta, Jawa Barat, mengikuti kegiatan study-trip. Selama 2 hari 1 malam, dengan bimbingan para guru kelas, siswa-siswi tersebut menambah ilmu dan pengalaman mereka dengan mengadakan observasi langsung ke lapangan berdasar pada teori yang sudah mereka pelajari di dalam kelas mereka masing-masing.

Dengan menggunakan 4 bis pariwisata, tepat pukul 6 pagi, para siswa yang berjumlah 162 anak sudah siap mengekplorasi salah satu kabupaten yang berada tidak terlalu jauh dari ibukota kota Jakarta itu.
Setelah menempuh jarak perjalanan sejauh 80 kilometer, keluar dari pintu toll Jatiluhur, rombonganpun langsung terbagi menjadi 2. Rombongan pertama, siswa-siswi jurusan MIA, menuju PLTA Bendungan Cirata. Sedang rombongan kedua, siswa-siswi IIS, menuju kawasan pemda kabupaten Purwakarta.

 

MEMBACA INDONESIA MASA KINI DAN MASA LAMPAU LEWAT STUDY-FIELD SMA BUDHI WARMAN 2 JAKARTA

field study 2016 1Pagi, hari Kamis, tanggal 28 Januari 2016 itu jalanan Jakarta sudah macet. Para pelajar, mahasiswa, pekerja formal dan informal dengan menggunakan berbagai-macam moda transportasi memenuhi setiap jengkal jalan di Jakarta yang tidak pernah bertambah secara signifikan.

Pada pagi yang sibuk dan hiruk-pikuk itu pula para siswa kelas 10 SMA Budhi Warma 2 Jakarta bersiap diri untuk mengikuti kegiatan One Day Study-Field (studi lapangan yang dilangsungkan satu hari saja) yang bertema "Membaca Kemajuan Indonesia Masa Kini dan Masa Lalu."

Setelah selama berjam-jam berjuang menembus sesaknya kota, akhirnya rombongan study-field SMA Budhi Warman 2 itu sampai di destinasi pengamatan masing-masing sesuai dengan jurusan studinya. Rombongan siswa jurusan MIA melakukan pengamatan di TMII (Taman Mini Indonesia Indah), sedangkan rombongan siswa jurusan IIS dengan berjibaku mencari sedikit celah di jalan toll agar bisa lewat akhirnya sampai di gedung BEI (Bursa Efek Indonesia) di kawasan SCBD (Sudirman Central Business District).

Pemilihan Ketua OSIS SMA Budhi Warman II Jakarta Memilih Program, Bukan Memilih Orang

Hampir semua TV berbasis berita di Indonesia hari-hari belakangan ini mulai ramai mewartakan akan diadakannya pilkada serentak di hampir seluruh kabupaten dan kodya di wilayah negara republik Indonesia. Dalam tayangan tentang pilkada tersebut, yang sering disuguhkan adalah nama si calon, dari partai apa, dan mencalonkan diri untuk kabupaten atau kodya mana, disertai dengan photo-photo dengan berbagai pose dan gelar-gelar kesarjanaan atau keagamaan atau kedaerahan yang panjang-panjang. Para calon itu seolah lupa bahwa rakyat sebagai pemilik tertinggi negeri ini sudah berkali-kali tertipu hanya terperdaya pesona gambar wajah dan gelar-gelar yang tidak membawa manfaat apa-apa bagi daerahnya.

pemilihan osis 2015 3Suasana di SMA Budhi Warman II Jakarta, dalam sebulan terakhir ini juga hampir sama dengan suasana pilkada. Bedanya, perhatian para siswa terkonsentrasi untuk memilah dan memilih program-program para kandidat ketua OSIS mereka. Para siswa calon penggerak bangsa ini mencermati betul program yang feasible untuk kemajuan sekolah atau program yang sifatnya hanya rutin saja dan tidak membawa sekolah maju kemana-mana. Mereka sama sekali tidak terpengaruh oleh penampilan fisik seperti kebanyakan jiwa ABG pada umumnya. Mereka tidak perduli apakah calonnya cantik atau ganteng. Mereka juga tidak terpengaruh oleh solidaritas kelas atau jurusan. Mereka betul-betul hanya fokus pada program yang ditawarkan.

Anak SMA Budhi Warman II Jakarta, Anak Negeri Bahari

anak bahari 2015 1Lagu “Nenek Moyangku Seorang Pelaut” karangan Ibu Soed (Sud) memang banyak dinyanyikan orang untuk menggambarkan bahwa para nenek-moyang orang Indonesia itu adalah orang-orang gagah perkasa yang sanggup berlayar di atas perahu kayu mengarungi samadera yang sangat luas.

Kalau salah-satu versi sejarah tentang cikal-bakal-asal orang Indonesia ini benar, maka orang-orang Indonesia yang hidup di bumi pertiwi sekarang ini betul-betul berasal dari nenek moyang yang super tangguh di lautan. Menurut sejarah versi seorang ilmuwan peneliti Belanda yang bernama Von Heine Geldern, bahwa asal-usul orang Indonesia mayoritas berdatangan dari kawasan Yunan, yang sekarang menjadi negara Kamboja.

GLOBAL EDUCATIONAL TRIP (GET) SMA BUDHI WARMAN II JAKARTA, PERJALANAN SINGKAT YANG KAYA MANFAAT

Hampir seluruh kegiatan belajar-mengajar di sekolah umumnya dihabiskan di dalam kelas. Para siswa selalu dihadapkan dengan berbagai macam materi, rumus, dan soal-soal yang tentunya akan menguras energi otak mereka. Tentunya, hal ini sangat menjenuhkan bagi sebagian besar siswa. Tapi untungnya, SMA Budhi Warman II Jakarta mengatasi problem ini dengan menambahkan kegiatan study-trip pada kalender akademik pendidikannya.

Study-trip merupakan kegiatan yang menyenangkan sekaligus banyak memberi manfaat. Para siswa bisa belajar berbagi, saling bertoleransi dan menikmati perjalanan singkat mereka bersama-sama teman sebayanya. Mereka juga masih bisa belajar selagi dalam perjalanan, yaitu dengan menambah pengetahuan umum dari tempat-tempat yang mereka kunjungi, seperti: museum, tempat bersejarah, science-center, theme-park, sekolah, kampus, dan berbagai tempat lainnya. Dengan perjalanan seperti ini, para siswa tidak akan mudah bosan, tapi justru makin termotivasi untuk terus belajar dan berkembang setiap harinya.

Intinya, dengan adanya study-trip, para siswa akan mendapatkan pelajaran serta pengalaman berharga dan tak terlupakan sepanjang hidup mereka. Selain itu, kegiatan belajar-mengajar di sekolah pun juga tidak akan terabaikan karena mereka diwajibkan membuat rangkuman perjalanan mereka dan mempresentasikan hasil kegiatan selama perjalanan mereka sepulang dari study-trip ini nanti.

Tahun Pelajaran 2015-2016 ini, SMA Budhi Warman II Jakarta kembali akan mengadakan kegiatan GET (Global Educational Trip) yang tahun ini merupakan kegiatan perjalanan yang ketiga, atau lebih dikenal dengan singkatan GET 3. Dalam GET sebelumnya, para siswa hanya mengunjungi 2 negara tetangga, yaitu Malaysia dan Singapore. Tapi dalam GET 3 kali ini, para siswa akan mengunjungi 3 negara dalam waktu 6 hari. Ketiga Negara tersebut adalah: Singapore, Hong Kong dan China.

Pendaftaran GET 3 yang direncanakan dilakukan pada bulan Februari 2016 telah dibuka. Untuk memudahkan pengelolaan dalam perjalanan, para peserta dibatasi hanya 15-20 siswa saja. Sementara para guru yang akan menjadi pembimbing dalam GET 3 ini adalah: 1 guru ketua bidang kurikulum, 1 guru ketua program IPA/IPS, dan 1 guru bahasa internasional. Karena kegiatan GET ini bersifat sukarela, maka bagi para siswa yang akan ikut serta bisa menghubungi Bapak/ Ibu guru yang telah disebut di atas. Waktu pendaftaran akan dibuka sampai bulan November 2015. Tetapi jika kuota 15-20 peserta sudah terpenuhi, maka waktu pendaftaran akan segera ditutup sebelum waktu yang telah ditetapkan berakhirnya tersebut.

Sub Kategori

Link Terkait



SmartNews.Com

Link Kampus

1.gif2.gif3.gif4.gif5.gif6.gif
Switch mode views: